1. Investor Radar
  2. Bisnis
  3. Intisari Bisnis
  4. Economies of Scale: Definisi dan Apa Manfaatnya Bagi Perusahaan

Economies of Scale: Definisi dan Apa Manfaatnya Bagi Perusahaan


By

Updated

Apa itu Economies of Scale?

Economies of scale adalah keuntungan dari pengurangan biaya yang dinikmati perusahaan saat produksi barang dagangan menjadi lebih efisien. Perusahaan dapat mencapai economies of scale dengan meningkatkan produksi dan menurunkan biaya produksi pada waktu yang bersamaan. Skala ekonomis terjadi karena biaya tersebar pada jumlah barang jadi yang lebih banyak. Biaya produksi yang dimaksud di sini dapat berupa biaya tetap dan biaya variabel.

Ukuran dari perusahaan biasanya berpengaruh saat menghadapi skala ekonomis. Semakin besar bisnisnya, semakin besar penghematan biaya yang dilakukan.

Economies of scale dapat bersumber dari interla dan eksternal perusahaan. Economies of scale yang bersumber dari dalam perusahaan biasanya disebabkan oleh keputusan manajemen, sedangkan yang dari luar dapat disebabkan oleh banyak faktor.

 

Memahami Economies of Scale

Economies of scale adalah konsep penting dalam usaha setiap industri dan mencerminkan penghematan biaya dan keunggulan dalam kompetisi yang biasanya lebih banyak dipakai oleh perusahaan besar daripada perusahaan kecil.

Kebanyakan konsumen tidak mengerti kenapa perusahaan kecil memasang harga lebih mahal untuk produk yang mirip dengan yang dijual perusahaan besar. Hal itu disebabkan harga per unit tergantung pada berapa biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan. Perusahaan besar mampu memproduksi lebih banyak dan menyebar biaya produksinya pada jumlah produk yang lebih besar tersebut. Kita juga sering melihat harga yang sama pada suatu produk karena terdapat sejumlah perusahaan yang memproduksi barang yang sama dalam industri tersebut.

Ada beberapa alasan kenapa skala ekonomis ini mampu menurunkan biaya produksi per unit barang. Pertama, spesialisasi dari tenaga kerja dan teknologi yang semakin terintegrasi dengan produksi sehingga mendongkrak volume produksi secara keseluruhan. Kedua, biaya produksi yang lebih rendah dapat berasal dari pembelian bahan baku dalam jumlah besar dari pemasok, kontrak kerja jangka panjang yang menguntungkan, atau biaya modal yang lebih rendah. Ketiga, penyebaran biaya dari beberapa fungsi internal pada jumlah unit barang jadi yang lebih banyak untuk membantu menurunkan biaya. Fungsi internal perusahaan contohnya akuntansi, IT, dan marketing.

Dua alasan pertama dianggap efisiensi dan sinergi operasional. Sedangkan dua alasan terakhir adalah keuntungan dari penggabungan usaha (merger) dan akuisisi.

 

Faktor Intenal dan Eksternal dari Economies of Scale

Seperti disebutkan di atas, terdapat dua jenis dari economies of scale.

Economies of scale dari internal terjadi saat perusahaan memotong biaya dalam perusahaan, sehingga menjadi lebih hemat. Cara yang digunakan untuk memotong biaya seperti mengurangi jumlah karyawan yang terlalu besar atau pengurangan biaya marketing yang dianggap sudah tidak efektif lagi. Perusahaan besar juga dapat mencapai skala ekonomis yang diinginkan, dengan cara menurunkan biaya dan menambah tingkat produksi, karena mereka dapat membeli bahan baku dalam jumlah besar, mempunyai hak paten atau teknologi spesial, dan tentu saja karena mereka mempunyai modal yang lebih kuat.

Faktor eksternal dari economies of scale adalah faktor dari luar perusahaan atau faktor yang dapat mempengaruhi seluruh industri. Ini artinya tidak ada satupun perusahaan yang dapat mengendalikan biaya tersebut. Hal ini terjadi saat tersedianya banyak tenaga kerja ahli, subsidi dan keringanan pajak, dan kebebasan membentuk usaha patungan dengan perusahaan lain, dan semua hal lain yang dapat menurunkan biaya pada banyak perusahaan dalam suatu industri.

 

Economies of Scale dalam perkembangan modern

Teknik manajemen dan teknologi selama puluhan tahun telah berfokus pada batas economies of scale yang dapat ditembus.

Biaya awal produksi (set up cost) telah berhasil diturunkan karena kemajuan teknologi. Harga perlengkapan juga dapat disesuaikan dengan kapasitas produksi, sehingga produksi dengan skala kecil dapat bersaing di pasar.

Jasa outsourcing juga membuat biaya lebih cocok dengan skala bisnis produsen. Jasa ini meliputi akuntansi, sumber daya manusia (SDM), marketing, legal, dan IT.

UKM dan usaha mikro, produksi padat karya, dan produksi spesifik seperti 3D printing sudah dapat menyesuaikan harga di awal hingga tahap produksi. Transportasi dan logistik dunia juga berkontribusi terhadap penurunan biaya, tanpa memandang ukuran usaha.

Pada puncaknya, biaya rata-rata dari barang dagangan telah turun jauh pada negara-negara industri sejak 1995.

 

Contoh Economies of Scale

Sebagai contoh yang paling terlihat adalah pada produsen otomotif, terutama mobil. Biaya per unit kendaraan turun sangat signifikan dengan kehadiran robot dan teknologi canggih lainnya yang mendukung operasional.

Contoh lain adalah pada industri tekstil, di mana mesin sekarang dapat mencetak lebih banyak kain karena teknologi yang berkembang pesat. Ditambah pula dengan tenaga kerja outsourcing yang berlimpah sehingga dapat menurunkan biaya produksi sangat banyak.

 

Kesimpulan

Economies of scale adalah penurunan biaya yang dialami perusahaan saat produksi menjadi lebih efisien, dengan biaya yang dapat dibagi kepada lebih banyak produk barang jadi. Ukuran bisnis juga mempengaruhi kemampuan dalam mencapai economies of scale, di mana perusahaan besar dapat mengurangi biaya dan tingkat produksi lebih besar. Dengan faktor economies of scale dari internal ataupun eksternal, maka perusahaan dapat mengurangi biaya dengan berbagai cara, tergantung dari industri yang dijalani.

 

Baca juga tentang analisa Price/Earnings to Growth Ratio dan 4 rasio keuangan dasar penilaian saham yang sering digunakan investor dalam melakukan analisa fundamental. Jangan lupa terus #dirumahaja agar #Covid-19 segera berlalu. Sukses terus.

 

Menu