Home / Saham

Monday, 4 May 2020 - 01:21 WIB

Warren Buffet Rugi Besar Gegara Corona?

Investor miliaran dolar, Warren Buffet pada hari Sabtu, 2 Mei 2020 mengatakan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) bahwa Amerika Serikat akan mendapatkan hikmahnya setelah menahan krisis akibat peperangan melawan virus Corona, walaupun dia mengakui bahwa pandemi global dapat menghancurkan ekonomi dan investasinya. Dalam rapat tersebut Warren Buffet juga membahas tentang rugi bersih yang baru saja dilaporkan perusahaan miliknya.

Lebih dari 4,5 jam dalam meeting tahunan Berkshire Hathaway Inc, Buffet mengatakan konglomerasi miliknya telah mengambil banyak langkah dalam merenspons pandemi, termasuk menyediakan dana tunai untuk unit operasi yang sedang kesulitan, dan menyerah dalam pertaruhan miliaran dolar miliknya pada perusahaan maskapai AS.

Buffet juga mengatakan bahwa ia masih bersemangat untuk melakukan akuisisi besar, suatu hal yang belum pernah dilakukannya sejak 2016, padahal dia belum memberikan bantuan finansial kepada perusahaan-perusahaan seperti yang dia lakukan saat krisis keuangan tahun 2008 dengan alasan belum ada yang membuat Buffet cukup tertarik bahkan saat market bearish baru-baru ini.

Kakek 89 tahun ini membuka rapat di Omaha, Nebraska dengan catatannya yang menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk menenangkan investor yang was-was, meyakinkan mereka untuk tetap percaya kepada saham walaupun tahun ini pasar bearish dan ada kemungkinan terjadi pandemi gelombang kedua di akhir tahun.

Baca juga:  Dividen Saham, Dividend Yield dan Payout Ratio

Buffet mengilustrasikan catatannya dengan slide hitam putih, dan mengatakan bahwa berhadapan dengan pandemi merupakan sebuah eksperimen yang cukup sulit dan mempunyai efek ekonomi yang sangat luas.

Dia mengatakan bahwa bangsa Amerika telah bertahan dan makmur dalam melewati berbagai krisis seperti pada perang sipil di tahun 1860, pandemi influenza seabad yang lalu dan Great Depression. “Sihir” Amerika menang sebelumnya dan akan menang lagi.

“Tidak ada yang dapat menghentikan Amerika saat kalian melakukannya dengan sungguh-sungguh,” kata Buffet dalam pidatonya. “Saya akan percaya pada Amerika untuk selamanya.”

Rapat itu diadakan secara virtual untuk pertama kalinya karena pandemi, tanpa kehadiran pemegang saham, dan disiarkan secara streaming oleh Yahoo Finance.

Buffet dan wakil direksi Greg Abel, 57 tahun, menghabiskan hampir 2,5 jam untuk menjawab pertanyaan para pemegang saham yang diajukan oleh seorang reporter. Abel sendiri mengawasi bisnis non-asuransi di Berkshire, dan dipertimbangkan oleh banyak analis dan investor sebagai calon kuat pengganti Warren Buffet.

 

Warren Buffet Rugi, Berkshire Keluar dari Maskapai

Rapat dimulai beberapa jam setelah Berkshire melaporkan rekor rugi kuartal pertama sebesar 49,75 miliar dolar AS, menggambarkan besarnya kerugian yang belum direalisasi pada saham biasa perusahaan, seperti Bank of Amerika (BAC.N) dan Apple Inc. (AAPL.O) selama pasar jatuh.

Baca juga:  Price to Book Value (PBV) Ratio, Cara Valuasi Nilai Saham Para Investor

Sementara operating profit naik 6%, beberapa bisnis yang lebih besar termasuk BNSF railroad dilaporkan turun, terimbas dari Covid-19.

Buffet mengatakan laba operasi di akhir tahun akan cukup banyak berkurang dari seharusnya jika dibandingkan pandemi Corona tidak terjadi.

Dana tunai Berkshire tercatat 137.3 miliar dollar AS, dan Buffet mengatakan bahwa akan melakukan transaksi yang sangat besar, kemungkinan 30 miliar hingga 50 miliar dollar.

Buffet juga mengkonfirmasi keluarnya Berkshire dari perusahaan maskapai penerbangan setelah menjual seluruh posisinya dalam 4 maskapai terbesar: American Airlines Group Inc. (AAL.O), Delta Air Lines Inc. (DAL.N), Southwest Airlines Co (LUV.N) dan United Airlines Holdings Inc. (UAL.O).

Buffet mengakui bahwa ia membuat kesalahan dengan berinvestasi pada sektor tersebut, di mana pandemi telah membuat perubahan besar-besaran tanpa ada kesalahan pada maskapai, menyisakan sedikit keuntungan bagi investor. Menurutnya, perjalanan via udara di Amerika Serikat pada dasarnya telah ditutup.

Rapat tidak menghadirkan kemewahan dan perayaan yang menarik puluhan ribu orang ke Omaha setiap tahun. 

 

Terima kasih telah membaca artikel saduran tentang Warren Buffet dan perusahaanya yang rugi di tengah Corona ini. Jangan lupa terus #dirumahaja agar #Covid-19 segera berlalu. Sukses terus.

 

Share :

Baca Juga

strategi cerdas dan pintar dalam berinvestasi di saat pasar saham bearish

Edukasi Saham

Strategi Investasi Cerdas di Pasar Bearish
apa itu definisi rasio aktivitas (activity ratios) dan apa manfaatnya bagi analisa fundamental saham

Edukasi Saham

Rasio Aktivitas: Definisi, Manfaat, Analisa Fundamental
pengertian, cara hitung, dan rumus price to sales ratio (p/s ratio) untuk analisa fundamental saham dan valuasi harga saham

Edukasi Saham

Price to Sales Ratio (P/S), Definisi, Manfaat, Dan Cara Hitung
what is the definition of gross margin or gross profit margin yang artinya apa definisi, manfaat, dan cara menghitung gross margin atau gross profit margin

Rasio Keuangan

Gross Margin: Definisi dan Rumus Menghitung
faktor penentu harga saham bei ihsg, kenapa harga saham bisa naik dan turun, belajar saham pdf online

Edukasi Saham

Faktor Penentu Harga Saham, Apa Saja?
bagaimana cara memprediksi pergerakan harga saham hari ke hari setiap hari harian?

Edukasi Saham

Bagaimana Cara Memprediksi Pergerakan Saham Harian?
apa saja faktor yang mempengaruhi atau berpengaruh terhadap rasio per (price to earnings ratio) saham

Edukasi Saham

Apa yang Mempengaruhi Price to Earnings Ratio (PER)?
rasio solvabilitas perusahaan yang penting bagi investor dalam analisa fundamental saham perusahaan, solvency ratios for traders

Edukasi Saham

Solvabilitas (Solvency): Definisi dan Analisa Kesehatan Keuangan